Djarot Sebut Ahok Korban Politik

Pelangi99 -pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, sistem pengadilan Indonesia seharusnya dapat dievaluasi kembali. Sebab kata Djarot , secara terperinci Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hanyalah korban dari politik.


Terkait pembatalan banding Ahok, Djarot mendukung apapun keputusan dari pihak keluarga.


''Itu infonya dari pemerintah keluarga, udah terima seperti itu. Tapi kalau mau kita mengkaji lebih dalam, Pak Ahok itu korban politik,'' ucap Djarot di jakarta, Selasa (23/5/2017).


Mantan Wali Kota Blitar ini berpendapat keputusan keluarga Ahok tersebut untuk mengurangi adanya tekanan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.


''Terjadi pressure lagi, gaduh lagi, dan pengadilan kita gampang di pressure dalam memberikan keputusan,'' ujar Djarot.


Sebelumnya keluarga Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah mencabut banding. Hal ini disampaikan Ahok melalui surat yang dibacakan istrinya, Veronica Tan .


Menurut Veronica, keluarga selalu mendukung apa yang menjadi keputusan mantan Bupati Belitung Timur itu. bahkan keluarganya mendukung Ahok untuk menjalani hukuman vonis 2 tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.


''Dari pertama pada saat Bapak menjabat sebagai Gubernur, sampai menjadi tersangka, sampai proses hari ini, kami dengan anak-anak dan keluarga akan men-support bapak menjalani hukuman ini,'' ucap Veronica di Menteng, Jakarta, Selasa (23/5/2017)


Baik kuasa hukum maupun dari pihak keluarga, ia menjelaskan, menyadari keputuan Ahok mencabut banding.


''Dalam arti, biar Bapak jalankan ini saja. Karena untunk kepentingan semua, kepentingan bersama,'' kata Veroica.


Karena itu dengan tegas, lanjut Veronica, pihak keluarga tidak akan memperpanjang lagi dan melanjutkan apa yang sudah diputuskan.


''Kita akan men-support, mendukung Bapak menjalankan ini,'' ujar Veronica.


Ahok mencabut banding keputusan pengadilan Negeri Jakarta Utara yang memvonisnya hukuman penjara 2 tahun. Keputusan ini disampaikan Ahok melalui keluarga dan pengacaranya.


''Pak Ahok mengalah untuk umum,'' ujar salah satu pengacara Ahok, I Wayan Sudirta, dalam konfrensi pers di sebuah restoran di Menteng, Jakarta, Selasa (23/5/2017).


Menurut Sudirta, Ahok dan keluarga juga menghormati pengadilan. Dia juga memaklumi majelis hakim yang memutuskan penistaan agama itu.Pelangi99

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Jalan, Kapten Terry

Jasa Pengiriman Barang di Aceh Gagalkan Penyelundupan Ganja