Kata BBKSDA Soal Hilangnya Kelamin Harimau yang Mati di Sumut

Pelangi99 -BBKSDA Sumut masih menggali berbagai keterangan untuk mengungkap motif kematian harimau Sumatra di Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dalam kejadian itu, sejumlah bagian tubuh harimau jantan itu hilang.

Plt Kepala Seksi Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan BBKSDA Sumut, Herbert Aritonang mengatakan, bagian tubuh harimau yang hilang tersebut yakni alat kelamin, kulit bagian kening, kumis dan ujung ekor. Hilangnya kelamin harimau itu salah satunya diduga untuk obat.

"Kalau kelaminnya itu, mitos yang berkembang kabarnya obat kuat. Tapi itu yang didengar-dengar," kata Herbert saat dihubungi detikcom, Jumat (26/5/2017) malam.

Ia menegaskan, setiap bagian satwa dilindungi tidak boleh diperjual-belikan. Maka dari itu, aktifitas tersebut dikatakannya adalah ilegal.

Untuk mengungkap terbunuhnya harimau ini, tidak menutup kemungkinan tim BBKSDA akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"Ini kita limpahkan ke Balai Gakkum untuk proses penyelidikan dan penyidikan. Kalau hasil penyidikan dan penyelidikannya memang perlu berkoordinasi dengan Polri ya kita akan bekerja sama," ujarnya.

Terkait kronologi terbunuhnya harimau tersebut, ia belum bisa menjelaskan lebih jauh.

"Harimau itu terbunuh dengan senjata tajam. Namun, kronologi terbunuhnya itu kita belum dapat, masih digali. Masih dilidik," katanya.Pelangi99

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Jalan, Kapten Terry

Jasa Pengiriman Barang di Aceh Gagalkan Penyelundupan Ganja